Breaking News
Home / Berita / Peringatan 1 Muharram 1443 H di MIN 50 Bireuen

Peringatan 1 Muharram 1443 H di MIN 50 Bireuen

Bireuen ( Najib ) Peringatan 1 Muharram 1443 di MIN 50 Bireuen diisi dengan tausiah oleh Ustadz Arif Muhammad Ikbal, SPdI. M.Sos, yang juga guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) pada madrasah tersebut, Selasa (10/8/2021).

Dalam tausiyahnya, ustadz jebolan pesantren Darunnajah Jakarta tahun 2006 mengatakan antara lain, bahwa penanggalan tahun hijriah dimulai pada masa Khalifah Umar bin Khattab.

“Dan itu bermula dari usulan salah satu gubernur Abu Musa Al Asy’ari pada masa itu,” katanya.

Penetapan nama bulan tahun hijriah yaitu Muharram, karena cikal bakal dan rencana hijrah Nabi Muhammad SAW pada bulan tersebut.

“Lalu perjalanan hijrah Nabi dari akhir bulan Safar dan tiba di Madinah bulan Rabiul Awal, dengan berjalan kaki,” tambahnya.

Ia berharap peringatan tahun baru hijriah menjadi tonggak pemicu semangat untuk meningkatkan kualitas belajar dan ibadah anak didik.

Acara dipandu Qatharatun Nada SPd dan Rita Yuliana SPdI berlangsung tertib. Murid mendengar dengan seksama isi tausiah karena ada quis berhadiah.

Pembawa acara mengajukan beberapa pertanyaan seputar perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW dan hafalan surah pilihan dari juz 30, siapa yang bisa menjawab dengan benar mendapatkan hadiah di penghujung acara.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan murid yatim-piatu uang kumpulan guru dan kepala madrasah.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh ustadz Muhammad Sami SPdI.

Sebelumnya, kepala MIN 50 Bireuen Darmawati MAg saat membuka acara mengatakan momen peringatan tahun baru Islam perlu diperingati di madrasah agar murid mengingat tahun Islam dan juga mengingatkan pada perjuangan berat Nabi Muhammad SAW saat berhijrah dari Mekah menuju Madinah. []

Print Friendly, PDF & Email

About admin

Check Also

Tim Kerja ZI Kankemenag Bireuen Ikuti Bimtek Pengendalian Gratifikasi

Bireuen (Farizal)— Tim kerja pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *