Breaking News
Home / Berita / Galakkan Penghijauan Masjid: Pokjaluh Bireuen Bergerak

Galakkan Penghijauan Masjid: Pokjaluh Bireuen Bergerak

Bireuen (Syahrati/ Frz)—Dalam rangka menggalakkan penghijauan di kawasan masjid, kelompok kerja penyuluh (pokjaluh) Kankemenag Bireuen mengadakan bakti sosial (baksos) di masjid Al-Amin Gampong Pulo Ara, Kecamatan Kota Juang – Bireuen, Senin (11/10/2021).

Kegiatan baksos yang rutin dilaksanakan pokjaluh setiap bulannya diikuti penyuluh fungsional PNS dan non-PNS serta pengurus masjid setempat. Kegiatan kali ini mengangkat tema “dari pokjaluh menuju penghijauan masjid,” turut dihadiri kasubbag TU, Iskandar SHI dan kasi bimas Islam, Drs Abdullah.

Ketua pokjaluh, Drs Muzakkir menjelaskan bahwa penghijauan merupakan salah satu bentuk peran penyuluh di masyarakat dalam menjaga lingkungan. Penghijauan ini dilakukan dengan penanaman pohon, sambung Muzakkir.

“Selain memberikan kesan segar dan memperindah pemandangan, penghijauan juga memberikan banyak manfaat bagi lingkungan mesjid. Dalam jangka panjang kita berharap pohon yang ditanam ini dapat tumbuh subur dan rindang sehingga bermanfaat untuk para jamaah walau hanya sekedar berlindung dari teriknya sinar matahari,” ungkapnya.

Adapun pohon yang ditanam, lanjut Muzakkir adalah pohon keutapang dan pohon mahoni. Pohon ketapang merupakan jenis pohon rindang yang biasa tumbuh cepat di tepi pantai. Sedangkan pohon mahoni bisa mengurangi polusi udara sekitar 47% – 69% sehingga disebut sebagai pohon pelindung sekaligus filter udara, jelas Musakkir.

Sementara itu koordinator kegiatan baksos, Abon Syukri kepada media ini mengatakan bahwa pemusatan kegiatan baksos di masjid Al-Amin kali ini karena letak masjid yang strategis yaitu di pinggir jalan protokol di tengah kota dengan tingkat polusi udara yang tinggi.

Amatan media ini, selain penamaan pohon 17 anggota pokjaluh juga melasanakan gotong-royong membersihkan halaman dan tempat wudhu masjid. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan paket sembako oleh kasubbag TU dan kasi bimas Islam kepada keluarga fakir miskin yang ada disekitar lokasi kegiatan.

Usai kegiatan kasubbag TU, Iskandar kepada media ini mengapresiasi kegiatan baksos penyuluh. “Kegiatan ini sangat luar biasa, penyuluh mampu melaksanakan lima nilai budaya kerja, khususnya inovasi dalam pelayanan,” ungkap Iskandar.

Ia berharap kegiatan ini akan terus bergulir dari gampong ke gampong, masjid ke masjid, sehingga terjalin hubungan yang harmonis keagamaan antara kemenag/ penyuluh, dan masyarakat.

Print Friendly, PDF & Email

About admin

Check Also

Tim Kerja ZI Kankemenag Bireuen Ikuti Bimtek Pengendalian Gratifikasi

Bireuen (Farizal)— Tim kerja pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *